Posted by: @gust Nasihin | November 29, 2008

Hal-hal yang melahirkan “Motivasi”

Hal-hal yang melahirkan “Motivasi”

Kalau bisa dibuat gampang ngapain dibuat susah!. Dalam keseharian selalu ada saja hal baru yang bisa kita ambil pelajaran atau hikmah. Tidak satupun hal yang tidak bermakna, demikian orang bijak mengatakan. Bahwa tidak dipungkiri setiap orang mempunyai masalah dan kesulitan, karena hal itu sebagai pembelajaran dan pembelajaran itu berlangsung terus menerus dan menjadi proses sebagai suatu alur menuju kematangan dalam hidup. Karena itu hal-hal yang apa saja yang bisa dibuat simple atau lebih sederhana atau lebih mudah baik pemikiran, penyelesaian pekerjaan, atau masalah, sangat tidak di anjurkan untuk membuatnya lebih susah. Karena itu jaman masih duduk di bangku SD atau SMP dulu, Pak guru selalu mengajarkan untuk mengerjakan soal-soal yang paling mudah dahulu kemudian meningkat ke soal-soal ang sulit, tidak perduli bisa dari depan kebelakang maupun dari tengah ataupun sebaliknya. Metode pemecahan soal seperti ini sangat manjur, sebab dengan mengerjakan yang mudah dahulu dengan lancar, maka dengan sendirinya soal yang lebih sulitpun jadi mudah. Prinsip dasarnya sederhana saja, soal yang sulit biasanya mengandung rumus dasar dari yang mudah, so bila sudah lancar mengerjakan yang mudah tadi, rumus menyelesaikan yang pada yang sulit menjadi mudah. Sebaliknya bila mengerjakan hal yang susah dahulu, kemudian frustasi atau mentok,maka rumus-rumus dasarnya yang mudah sekalipun akan hilang, yang timbul kemudian keluh kesah, stress berat sehingga tertutup pintu-pintu ide-ide atau kebuntuan fikiran.

Analisa sesuatu bisa dibuat cepat ngapain diperlambat?. Dalam kenyataan kehidupan sehari-hari pun demikian, mulai dari pekerjaan di kantor, kerjakan pekerjaan yang mudah dan sederhana, sesuaikan dengan deadline yang sudah di tentukan. Kerjakan secara simple tidak berputar-putar atau dalam arti mengulang-ulang hal-hal yang tidak perlu, yang akan menghabiskan energi. Dalam dunia rekayasa engineering pun, selalu ada “try and error “ tapi hasil akhirnya adalah “berhasil dengan lebih mudah”, karena kemudahanlah tujuan utama yang ingin dicapai dari suatu proses yang telah atau sedang berlangsung. Kemudahan dinilai dari keberhasilan dari suatu proses namun dengan energy lebih sedikit dan waktu lebih cepat. Tidak dianjurkan untuk selalu try…try…try…dan akhirnya error!…… Karena setiap error yang terjadi harus di ketahui dulu penyebabnya, kemudian di coba dengan memperbaiki atau menghilangkan penyebabnya. Tidak dianjurkan pula mengulur-ulur waktu untuk menyelesaikan sesuatu, proses ada batas waktunya, dalam satu fase tujuan. Untuk kemudian dijalankan kembali input dan kemudian proses dan menghasilkan output yang berbeda dari sebelumnya, demikian terus proses berlangsung tiada henti tetapi dengan bebagai hasil yang berbeda dan beraneka ragam keberhasilan.

Akibat dari membuat sesuatu menjadi lebih rumit dari yang seharusnya, maka seseorang akan lebih cepat mengalami kejenuhan, kebosanan, frustasi dan berbagai tekanan mental selain fisik maupun mental serta terkuras energinya. Tidak bermaksud untuk menggampangkan sesuatu, namun dengan prinsip tidak membuat lebih susah dan tidak membuat sesuatu lebih ribet atau compleks maka penyelesaianya pun akan lebih mudah dan cepat pula. Contoh dalam sehari-hari:

Contoh 1, Dalam pekerjaan sekala besar maupun kecil selalu harus melalui proses birokrasi yang sedemikian rumit, proses memperoleh tanda tangan dan persetujuan pun dibuat rumit, lempar sana lempar sini, seperti pernah ditayangkan di iklan Tv, bagaimana seorang pengusaha mendapatkan tanda tangan yang harus menunggu sampai terkantuk-kantuk dan harus melalui puluhan orang yang berbeda dan jalur yang panjang. Sebagia orang mengtakan itulah seni, seni yang mana? Tidakkah itu memperlambat sekaligus menguras energy?, tidak bisakah hal itu dibuat lebih simple dan mudah?

Contoh 2, Dalam usaha wiraswasta perorangan, kalau untuk buka usaha mandiri selalu beralasan modal, kenapa tidak usaha mandiri yang tidak pakai modal. Memang tidak ada yang tidak pakai modal, namunmodal tidak harus uang, bisa tenaga, bisa fikiran, bisa ilmu pengetahuan, banyak contoh orang-orang “maaf” cacat sekalipun yang bisa hidup mandiri, mengapa yang diberikan fisik dan fikiran normal tidak bisa? Pasti ada yang salah bukan?, penyelesaianya, cari sebanyak-banyaknya referensi usaha, tentukan yang mana bermodal paling minim dan hasil maksimal, pasti ada kan?

Contoh 3, Dalam urusan rumah tangga. Banyak diantara mereka yang bisa menghidupi keluarganya dengan susah payah maupun mudah tetapi tetap bisa hidup normal, tentunya ada kemudahan dibalik susah payah dan selalu waspada akan lebih baik. Bisa memotivasi bagi remaja dewasa yang punya rencana menikah, jangan takut menikah karena alasan nanti kasih makan apa anak-anak dan istrinya?….simpel saja, bahwa setiap makhluk diberikan rejekinya masing-masing, sekalipun binatang melata. Rumusnya” tetap berusaha, sesuaikan kemapuan dan meng up-gradenya dan don’t give up”

Contoh 4, Dalam dunia pendidikan. Bila biaya pendidikan dibuat mahal, dalam waktu satu dekade kedepan dikawatirkan banyak anak putus sekolah, dampak yang timbul kemudian gagalnya mencerdaskan rakyat, jangka panjangnya, menjadi negara ber SDM rendah dan kalah bersaing dengan negara lain. Akhirnya kita tidak produktif, dimanja dengan sifat konsumtif  bukan?.bagaimana bila sebaliknya, biaya diberikan kemudahan kepada setiap anak wajib sekolah sehingga tidak ada satupun anak negeri yang tidak sekolah, diberikan fasilitas sepenuhnya, maka tidak menunggu satu decade mungkin banyak generasi cerdas yang bisa menciptakan karya-karya technology modern yang tidak kalah dari negara lain, tumbuhkan motivasi sejak dini, bukan menakuti dan mengajari kata “tidak bisa” yang membunuh semangat dan motivasi, betul?

Kesimpulanya, rumus dasarnya “tetap berusaha, tidak menyerah”, ingat!, proses pembelajaran selalu ada kegagalan, namun kegagalan yang membuat orang menjadi cerdas untuk mencoba lagi dan mencoba lagi untuk tidak gagal akan menghasilkan kesuksesan” , “banyak jalan menuju roma” bisa naik bus, naik pesawat, naik kapal, naik kuda maupun jalan kaki, sesuaikan kemampuan sekarang dan berjanji pada diri sendiri untuk meng up-grade kemampuanya menjadi lebih baik. Semoga berhasil!

 

~ a n ~

 

 

 

Dapatkan informasi bisnis di

www.1001on.com

Telusuri info bisnis yang Anda inginkan di

www.igogel.com

Download antivirus dan software gratisan di

http://e-master.co.cc

 

 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: