Posted by: @gust Nasihin | May 2, 2008

“May Day”1 Mei

“May Day”1 Mei

 

Sejarah May Day sebagai Hari Buruh Sedunia.

Adalah sekelompok activist di Amerika melakukan unjuk rasa menuntut adanya keadilan,perbaikan kehidupan bagi kaum buruh. Saat unjuk rasa terjadi kericuhan dan terjadilah aksi penembakan pada activist dan seorang tewas terkena tembakan petugas. Terjadi tanggal 1 Mei, Sejak saat itulah ditetapkan setiap tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Sedunia, yang tiap tahunya diperingati untuk mempersatukan kaum buruh seluruh dunia menuntut perbaikan hidup.

Sebagai hari buruh seluruh dunia. Hampir diseluruh kota didunia melakukan unjuk rasa menuntut perbaikan hidup bagi kaum buruh. Kusus di Indonesia di Jakarta dilakukan di Bundaran Hotel Indonesia,Gedung olah raga Gelora Bung Karno dan Istana Negara terjadi hari Kamis 1 mei 2008 kemarin. Mengamati dari dampak perubahan kebutuhan pokok hidup setiap keluarga yang dari kehari semakin tinggi dengan dibuktikan adanya kenaikan harga barang kebutuhan pokok dan BBM yang terus naik tidak sebanding dengan pendapatan atau income masing-masing pekerja membuat kehidupan buruh semakin unsecure. Disini perserikatan Buruh mengajukan gugatan untuk menghapuskan sistem outscourching dan pekerja kontrak.

 

Sistem Outschourcing adalah sistem dimana perusahaan memperkerjakan pegawai melalui perusahaan penyewa tenaga kerja. Dimana disediakan perusahaan-perusahaan yang kusus mensuplay tenaga kerja yang dibutuhkan oleh berbagai perusahaan dengan jenis usaha yang berbeda-beda. Sistem ini disukai oleh perusahaan perekrut tenaga kerja karena lebih menguntungkan. Namun dipihak buruh sistem ini tetap ditolak karena tetap tidak adanya secure bagi buruh atau pekerja itu sendiri.

 

Sistem yang kedua adalah sistem kontrak dimana pada sistem ini dilaksanakan oleh perusahaan guna mengurangi atau membalancekan dengan neraca perusahaan akibat regulasi undang-undang tenaga kerja yang berlaku. Sistem ini memberi keleluasaan bagi perusahaan untuk lebih leluasa mem PHK karyawanya kapan saja, sehingga sistem ini merugikan kaum buruh dan ditolak oleh perserikatan buruh karena tidak adanya Job Secure.

Inti dari unjuk rasa buruh di May Day ini adalah tuntutan perserikatan buruh untuk hal-hal sebagai berikut:

  1. Job Secure
  2. Social Secure
  3. Income Secure

 

Job Secure Adalah adalah jaminan keamanan kerja untuk kaum buruh agar mendapatkan rasa aman dari PHK perusahaan yang bisa dilakukan setiap saat atas dasar alasan keuangan perusahaan, Karena saat perusahaan untung milyaran rupiah pun tidak melaporkan keuntunganya kepada buruh, sementara tiba-tiba dengan alasan keuangan perusahaan bisa memPHK para pekerja. Jadi bila buruh itu sendiri tidak secure dengan pekerjaanya sendiri maka tentunya mereka tidak bisa bekerja seoptmal mungkin,toh perusahaan punya kuasa untuk memPHK kapan saja.

Social Secure adalah jaminan sosial, berupa jaminan kesehatan, jaminan perumahan, jaminan hari tua, bonus dan penghargaan berdasarkan jangka waktu kerja dan lain-lain. Yang menjadi inti bagi kebutuhan hidu sebagai buruh.

Income Secure adalah jaminan income atau penghasilan, seperti kondisi sekarang ini UMR sudah tidak lagi cocok dengan kondisi dilapangan, dimana semua harga barang kebutuhan pokok melambung tinggi.Namun tidak sebanding dengan kenaikan gaji buruh pertahunya. Kondisi dilapangan kenaikan kebutuhan hidup naik 300% namun kenaikan gaji pertahun berkisar Cuma 8-12 %. Sehingga tidak lagi mencukupi kebutuhan operational kaum buruh itu sendiri.

 

Ada sebagian opini, bahwa perusahaan untung besar hanya untuk mengembangkan usaha untuk kemewahan segelintir orang yang duduk diposisi yang memang menentukan,menentukan apa saja termasuk menentukan kemewahan pribadi. Sementara kehidupan kaum buruh dengan kondisi pas-pasan rasa-rasanya membuat kesenjangan dimasyarakat semakin tinggi. Kalau sudah begitu jangan-jangan nanti akan ada lagi tokoh  Si Pitung. Lihat saja di berita Televisi contohnya, kereta api yang sudah bobrok dan tidak ada lampunya kalau malam hari terutama yang jalur Jakarta-Jawa, masih dioperasikan dan tidak ada maintenance sehingga sering terjadi kecelakaan, sementara dari pihak PJKA alasanya karena merugi. Setelah ditelisik ternyata para mantan Kepala PJKA mempunyai 12 rumah mewah dan masih menyewakan rumah dinas negara tanpa rasa malu walaupun sudah pensiun, seperti dilansir di berita Televisi Swasta. Dan mungkin masih banyak lagi instansi lain yang mungkin serupa. Makanya jutaan rakyat di Negeri ini hidup miskin tidak memiliki rumah untuk keluarga,susah memenuhi kebutuhan pokok namun harus hidup di tengah kemewahan dari segelintir orang. Ironis memang! Bagaimana menurut pendapat Anda?

 

*Agust Nasihin,Penulis aktif di blog ,meresensi buku, membuat ringkasan tulisan dan artikel-artikel lainya, Anda bisa bergabung di http://id.shvoong.com/aff-5398E/ & http://www.sitesell.com/netsell13.html  atau berkunjung di http://id.shvoong.com/tags/agust-nasihin/  di https://goeswriting.wordpress.com/, atau di http://indogogle.blogspot.com/ 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: