Posted by: @gust Nasihin | March 21, 2008

Maulid Nabi Muhammad S.A.W

Di beberapa daerah di Indonesia dilaksanakan berbagai upacara adat yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad, seperti di Keraton Solo misalnya dilaksanakan grebeg tiap tahun dengan acara-acara adat seberti membuat gunungan makanan,memikul buah-buahan dan sayuran dan padi sebagai simbol kemakmuran pangan masyarakat yang diarak mengelilingi keraton dan disaksikan oleh masyarakat sekitar keraton dan disertai dengan acaa jamasan pusaka keraton Solo. Acara ini sangat dinanti-nanti masyarakat sekitar, selain memperingati Maulid juga sebagai upacara adat sekaligus sebagai media hiburan atau object wisata bagi turis-turis lokal maupun luar negeri yang berkunjung kedaerah tersebut. Sehingga menjadi slah satu acara yang bisa mendatangkan devisa dari para turis.

            Di daerah Jogjakarta,juga dilaksanakan acara Sekatenan, dan hampir satu bulan menjelang hari Maulid dilaksanakan diadakan berbagi acara kesenian, gamelan wayang dan beberapa kesenian daerah lainya. Dalam acara itu dibuat juga gunungan makanan dan diperebutkan oleh masyarakat sekitar,konon dengan makan makanan gunungan yang diarak itu bisa mendatangkan rezeki dan kemakmuran juga ada acara penyucian benda pusaka kerato atau disebut juga Jamasan pusaka, konon juga dengan meminum air sisa jamasan akan memberikan perlindungan dan kasiat menyembuhkan penyakit yang dipercaya masyarakat disekitarnya. Terlepas dari kepercayaan tersebut bahwa acara ini sangat dinanti-nanti oelh masyarakat sekaligus sebgai hiburan masyarakat tiap tahunya, selain para turis loka ada juga turis manca negara yang semuanya bisa menambah ramai dan mendatangkan devisa bagi daerah tersebut. Acara ini juga sebagai ajang untuk mensiarkan agama islam ditengah-tengah masyarakat sekitar Jogjakarta dan Solo.

            Sementara didaerah lainya seperti di luar jawa seperti di Kalimantan atau Makasar  diadakan upacara adat dengan mengusung Al-quran tertua yang hanya dibuka setiap acara Mauildan ini.dipadu dengan berbagai acara adat daerah setempat untuk meramaikan hari kelahiran Nabi sekaligus untuk menjadikan hiburan bagi masyarakat dan Turis asing, patut untuk dipertahankan bagi generasi muda untuk terus melestarikanya.

            Dan yang paling penting dari acara Maulid Nabi ini adalah mengingat,menimbang,menyakinkan diri, dan mengambil suritauladan dari kehidupan nabi tentang kejujuran,kesolehan,kepemimpinan Nabi dalam menyebarka agama Islam di dunia saat iu, untuk selanjutnya dipakai untuk suri tauladan dalamkehidupan sehari-hari dalam kehidupan bermsyarakat dijaman modern ini. Dan dlam HadistNya disebutkan bahwa “tidak akan sesat suatu umat atau kaum bila berpedoman pada dua hal yaitu  Alqur-an dan Hadist”.

Good luck!

@gust Nasihin


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: